Virtues
Ibn 'Abbas, may Allah be pleased with them, narrated:Allah's Messenger (may peace be upon him) transmitted it from the Blessed and Great Lord: Verily Allah recorded the good and the evil and then made it clear that he who intended good but did not do it, Allah recorded one complete virtue in his favor, but if he intended it and also did it, the Glorious and Great Allah recorded ten to seven hundred virtues and even more to his credit. But if he intended evil but did not commit it, Allah wrote down one full virtue in his favor. If he intended that and also committed it, Allah made an entry of one evil against him.
Hadith number in Sahih Muslim [Arabic only]: 187
Three are the persons with whom Allah would neither speak on the Day of Resurrection
Abu Hurairah, may Allah be pleased with him, reported:Allah's Messenger (may peace be upon him) said: Three are the persons with whom Allah would neither speak on the Day of Resurrection, nor would He look towards them, nor would purify them (from sins), and there would be a tormenting chastisement for them: a person who in the waterless desert has more water (than his need) and refuses to give it to the traveler, a person who sold a commodity to another person in the afternoon and took an oath of Allah that he had bought it at such and such price and he (the buyer) accepted it to be true though it was not, and a person who pledged allegiance to the Imam only for the sake of the world (material gains). And if the Imam bestowed on him (something) out of that (worldly riches) he stood by his allegiance; and if he did not give him, he did not fulfill the allegiance.
Hadith number in Sahih Muslim [Arabic only]: 157
Which sin is the gravest in Allah's sight?
'Abdullah bin Mas'ud, may Allah be pleased with him, reported:
I asked Allah's Messenger (may peace be upon him): Which sin is the gravest in Allah's sight? He (the Holy Prophet) replied: That you associate a partner with Allah, while it is He Who has created you. He (the reporter) said: I told him (the Holy Prophet): Verily it is indeed grave. He (the reporter) said: I asked him what the next (gravest sin) was. He (the Holy Prophet) replied: That you kill your child out of fear that he will join you in food. He (the reporter) said: I asked (him) what the next (gravest sin) was. He (the Holy Prophet) observed: Then (the next gravest sin) is that you commit adultery with the wife of your neighbor.
Hadith number in Sahih Muslim [Arabic only]: 124
ungkapan hati yang paling dalam, karena ada asa yang tak terpenuhi dimasa lalu,peristiwa yang paling buruk dilalui dengan kesendirian serta rasa rindu akan kedamaian hati, dirangkai dengan bahasa sendiri semoga dapat dipahami serta mengambil hikmah setelah membacanya.
07 September, 2008

Nabi Muhammad SAW bersabda, "wahai manusia sudah datang kepada kalian bulan Allah SWT yang membawa berkah, rahmat dan ampunan".
Bulan yangpaling utama disisi Allah SWT dari bulan manapun.
Paling utama hari-harinya, malam-malamnya, bahkan jam demi jamnya.
Bersedekahlah kepada fakir miskin dan anak yatim.
Muliakan para pemimpin kamu dan kasih sayangi orang-orang kecil di antara kamu. Sambungkan persaudaraan kamu.
Peliahara lidah kamu.
Jagalah dirimu agar kamu tidak melihat apa yang tidak boleh kamu lihat dan tidak mendengar apa yang tidak boleh kamu dengar.
Dan sayangilah anak yatim.
03 September, 2008

MyLOVE
You always make me blush
You always make me blush
The tingling sensation that flows throughout my cheeks
As you flatter me with the sweet words you speak
Your touch; your embrace
They send goose bumps down my spine
So chilling it makes it hard to breathe
The love you express to me
And all the love that you give to me
I know now what I live forTo feel you
To hold youTo kiss your lips and
To try my best to reach your soul
Never wanting to be away from you
To let go of your body
To let your hand separate from my grasp
How I long to have you by my side
These are the moments
When time should have no existence
Where it should never end and
Bring to reality you have to leave
Please don't leave...A warm kiss goodbye
A cool spring breezeA tear from my eye
The time has come that you must leave
So alone now I know
I'm still in your heart
"Only a phone call away" I say to myself
To ease the loneliness
I feel You complete me
You make me whole
You're my other half
You're the happiness
I've waited for You chase away my cloudy days
You put a twinkle in my darkest nights
All these days I've spent with you
I still don't know how to express theemotions I feel
The only words that come to mind
Are words so commonly used
I want them to be unique
To release everything I feel
To me, they aren't enough
But yet, they'll have to do...
I love you...
From my friend
Islam way
Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa kemasjid untuk disumbangkan; tetapi..
Betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall utk dibelanjakan!
Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namun..Betapa singkatnya kalau kita melihat film.
Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun..Betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstranamun..Kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.
Betapa sulitnya utk membaca satu lembar Al-qur'an tapi..Betapa mudahnya membaca 100 halaman dr novel yang laris.
Betapa getolnya orang utk duduk didepan dlm pertandingan atau konsernamun..Lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Masjid
Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun..Alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.
Betapa sulitnya utk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun..Betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir utk event yang menyenangkan.
Betapa sulitnya utk mempelajari arti yg terkandung di dlm Al Qur'an; namun..Betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yg sama kepada orang lain.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun..Betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.
Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnyanamun..Betapa kita berani dan lamanya utk menghadapNya saat kumandang azanmenggema.
Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tdk perlu utk percayaatau.. berpikir, atau mengatakan apa-apa, atau berbuat apa-apa..
Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun..Kalau ada mail yang isinya tentang Keagungan Allah SWT betapa seringnyakita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE.
ANDA TERTAWA ..? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR..?Sebar luaskanlah Sabda-Nya, bersyukurlah kepada ALLAH SWT, YANG MAHA MENGETAHUI, MENDENGAR, PENGASIH DAN PENYAYANG.
Betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall utk dibelanjakan!
Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namun..Betapa singkatnya kalau kita melihat film.
Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun..Betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstranamun..Kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.
Betapa sulitnya utk membaca satu lembar Al-qur'an tapi..Betapa mudahnya membaca 100 halaman dr novel yang laris.
Betapa getolnya orang utk duduk didepan dlm pertandingan atau konsernamun..Lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Masjid
Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun..Alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.
Betapa sulitnya utk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun..Betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir utk event yang menyenangkan.
Betapa sulitnya utk mempelajari arti yg terkandung di dlm Al Qur'an; namun..Betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yg sama kepada orang lain.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun..Betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.
Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnyanamun..Betapa kita berani dan lamanya utk menghadapNya saat kumandang azanmenggema.
Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tdk perlu utk percayaatau.. berpikir, atau mengatakan apa-apa, atau berbuat apa-apa..
Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun..Kalau ada mail yang isinya tentang Keagungan Allah SWT betapa seringnyakita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE.
ANDA TERTAWA ..? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR..?Sebar luaskanlah Sabda-Nya, bersyukurlah kepada ALLAH SWT, YANG MAHA MENGETAHUI, MENDENGAR, PENGASIH DAN PENYAYANG.
Kisah2 islami

Pada hari kiamat akan keluar seekor binatang dari neraka jahanam yang bernama 'Huraisy' berasal dari anak kala jengking.
Besarnya Huraisy ini dari timur hingga ke barat. Panjangnya pula seperti jarak langit dan bumi. Malaikat Jibril bertanya : 'Hai Huraisy! Engkau hendak ke mana dan siapa
yang kau cari?' Huraisy pun menjawab, 'Aku mahu mencari lima orang.'
Pertama, orang yang meninggalkan sembahyang.
Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan zakat.
Ketiga, orang yang durhaka kepada ibu bapanya.
Keempat, orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.
Kelima, orang yang suka minum arak.'*
yang kau cari?' Huraisy pun menjawab, 'Aku mahu mencari lima orang.'
Pertama, orang yang meninggalkan sembahyang.
Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan zakat.
Ketiga, orang yang durhaka kepada ibu bapanya.
Keempat, orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.
Kelima, orang yang suka minum arak.'*
02 September, 2008
From my best friend John xoxo

Staring out the window
She wraps herself in linens
Emerging from the shadows
Her lover hungry for her taste
The haze of dusk settling
The world becomes quiet
The tides are sluggish now
The birds nestling down
Warm breezes fill the room
Scented candles illuminate
She swirls her glass of wine
No thoughts, no worries, just time
Her lover behind her now
Gentle hands upon her hips
Pulling her in to him
Lips pressed firmly on her nape
His hands decend down between her thighs
Fingertips dragging closer
She quivers at his touch
Her body so fragile and so vulnerable
His determination is unmoving
A desire to bring ecstacy
To a woman that he loves
Until exhaustion hits
They nake unweilding,
Passionate and sensual love
She wraps herself in linens
Emerging from the shadows
Her lover hungry for her taste
The haze of dusk settling
The world becomes quiet
The tides are sluggish now
The birds nestling down
Warm breezes fill the room
Scented candles illuminate
She swirls her glass of wine
No thoughts, no worries, just time
Her lover behind her now
Gentle hands upon her hips
Pulling her in to him
Lips pressed firmly on her nape
His hands decend down between her thighs
Fingertips dragging closer
She quivers at his touch
Her body so fragile and so vulnerable
His determination is unmoving
A desire to bring ecstacy
To a woman that he loves
Until exhaustion hits
They nake unweilding,
Passionate and sensual love
From my friend
Mencari Belahan Jiwa
Walaupun komunikasi yang terjalin di antara Anda berdua bukan disengaja, namun ketahuilah, bahwa ini merupakan salah satu karunia dari Sang Pencipta. Persahabatan seperti ini demikian pentingnya, sehingga banyak orang yang sedang merasakannya beranggapan kalau tiada yang lebih mulia dan agung dari hidup ini.
Maka hal utama yang harus Anda lakukan adalah membuka perasaan/jiwa Anda kepada orang lain. Jangan salah, banyak orang yang sulit membuka diri pada orang lain, bahkan Anda mungkin salah satunya.
Memang, membuka diri seperti ini sangat mengundang resiko. Anda mengharapkan orang lain bisa toleran pada hal-hal yang tidak logis dari diri Anda. Hal seperti ini mungkin sulit, karena bagaimanapun keterbukaan Anda, bersedia menerima seperti orang lain yang bersedia membuka jiwanya kepada Anda. Meski, Anda mungkin mengetahui kalau keterbukaan ini juga merupakan anugerah cinta yang mulia.
Bila sudah dilakukan dengan sepenuh jiwa, walau mungkin akan menakutkan juga pada tingkat-tingkat tertentu. Sebab pada dasarnya, persahabatan itu meminta Anda membuka jiwa Anda, walaupun disertai rasa takut serta ketololannya.
Saling menukar pikiran mengenai cara pandang hidup, dan menjalaninya bersama-sama dengan si dia. Kehilangan seorang yang sudah menjadi belahan jiwa Anda akan terasa seperti kehilangan suatu dunia, dan merasa tidak adanya seorang belahan jiwa secara keseluruhan akan merasa terpencil dalam perasaan yang paling dalam sekalipun.
Karena, seperti bila tubuh Anda terluka; maka yang pertama dicari adalah infeksinya, tapi kalau jiwa Anda terluka; pasti Anda mengidam-idamkan seorang belahan jiwa yang bisa mendengarkan segala keluh-kesah dan kesedihan Anda. Karena, seorang belahan jiwa akan senantiasa menciptakan suatu dunia di mana Anda bisa tinggal dengan tenteram di dalamnya. Kalau Anda tidak mempunyai dunia yang tercipta melalui pembicaraan, maka dengan sendirinya Anda akan merasa kalau Anda perlu berpisah.
Anda mungkin percaya bahwa si dia semata-mata adalah aksesori di dunia ini. Namun, kalau Anda membawa Epicurus, Emily Dickinson dan penulis-penulis lain bersama dunianya, maka Anda akan merasakan dan menyadari sepenuhnya bahwa si dia itu sudah menjadi suatu kebutuhan. Seorang belahan jiwa memberikan kontribusi besar pada proses hidup, dan tanpa dia, hati akan terasa disiksa akibat ketiadaannya.
Lalu hal kedua yang harus Anda lakukan adalah menyuapi jiwa yang lapar.
Banyak bagian-bagian hidup yang ikut membaik tanpa hubungan yang mendalam. Misalnya saja, bekerja tidak perlu minta hubungan yang mendalam dan ini mungkin buat kehidupan politik dan sosial dilakukan tanpa keintiman. Namun, tanpa keintiman itu, jiwa Anda pasti akan lapar, karena rasa kedekatan yang diberikan suatu hubungan memenuhi sifat jiwa Anda.
Pada waktu terjadi pertentangan emosional, jalan utama yang Anda lakukan mungkin berbicara dengan si dia. Sebab Anda yakin betul kalau perkara yang paling sulit sekalipun akan terasa mudah dan aman-aman saja bersamanya.
Juga, kemampuan Anda menjaga rahasia bisa penting baginya yang mungkin merasa leluasa bicara, karena yakin kalau Anda bisa dipercaya. Acapkali apa yang terjadi di antara Anda dan si dia harus aman dari orang lain, ingat dan tekankan hal ini!
Karena sudah barang tentu, kadang-kadang belahan jiwa Anda meminta pendapat dan keputusan, namun dia juga pastinya berharap suatu bentuk sikap menerima yang lebih dari Anda. Nah, dengan begitu, berarti, Anda berdua mempunyai sikap mau menerima dan diterima.
Mungkin Anda berpikir kalau ini “benar dan tepat” bila ada orang yang mengubah cara-caranya, dan jiwanya menjadi lain dengan siapa dia yang sebenarnya. Tapi pemikiran ini akan dapat memindahkan Anda dari sifat orang itu sendiri.
Mungkin banyak yang tidak dilakukan daripada melakukan di antara dua belahan jiwa. Seorang belahan jiwa tidak meminta aktivitas yang lebih besar, namun menuntut kesetiaan dan keberadaannya. Bagaimanapun, yang diinginkan jiwa setiap orang adalah kasih sayang. Seorang belahan jiwa akan selalu menuntut perhatian dan kasih sayang. Dengan menggunakan metode simpel yang ada, Anda akan dengan mudah bisa memelihara belahan jiwa melalui ungkapan yang sederhana, dan tentu saja yang dilakukan dengan sepenuh hati.
Dan, hal dan langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah meraih.
Jiwa bisa meraih dan membuat hubungannya kendati mempunyai perbedaan pendapat, politik, kepercayaan dan keyakinan sekalipun. Menjadi seorang belahan jiwa sebagai daya tarik dan magnetisme jiwa - kerapkali berawal selama nasib bergulir. Anda mungkin saja “menjumpai” seseorang, dan menemukan berbagai alasan untuk membuat suatu hubungan dengannya.
Rasanya tidak mungkin menjelaskan apa yang membuat seseorang berpredikat “belahan jiwa”, atau pergi keluar dan menerapkan satu rumus untuk mendapatkan seorang belahan jiwa. Jiwa sebenarnya mengakui sesuatu yang berharga dan tersembunyi pada orang lain dan menampik persekutuan.
Sudah bertahun-tahun lamanya, kita berjumpa dan berinteraksi dengan berbagai orang dengan sikap dan perilaku yang berbeda-beda pula. Walau, cuma segelintir orang yang dijadikan teman dan mungkin seorang saja yang menjadi belahan jiwa yang betul-betul berarti selama masa hidup kita.
Apakah Anda sudah yakin dengan belahan jiwa pilihan Anda? Kalau sudah, jangan ragu untuk meraihnya! Jangan tunggu lagi, apalagi membiarkan ia lepas dari diri Anda.
Walaupun komunikasi yang terjalin di antara Anda berdua bukan disengaja, namun ketahuilah, bahwa ini merupakan salah satu karunia dari Sang Pencipta. Persahabatan seperti ini demikian pentingnya, sehingga banyak orang yang sedang merasakannya beranggapan kalau tiada yang lebih mulia dan agung dari hidup ini.
Maka hal utama yang harus Anda lakukan adalah membuka perasaan/jiwa Anda kepada orang lain. Jangan salah, banyak orang yang sulit membuka diri pada orang lain, bahkan Anda mungkin salah satunya.
Memang, membuka diri seperti ini sangat mengundang resiko. Anda mengharapkan orang lain bisa toleran pada hal-hal yang tidak logis dari diri Anda. Hal seperti ini mungkin sulit, karena bagaimanapun keterbukaan Anda, bersedia menerima seperti orang lain yang bersedia membuka jiwanya kepada Anda. Meski, Anda mungkin mengetahui kalau keterbukaan ini juga merupakan anugerah cinta yang mulia.
Bila sudah dilakukan dengan sepenuh jiwa, walau mungkin akan menakutkan juga pada tingkat-tingkat tertentu. Sebab pada dasarnya, persahabatan itu meminta Anda membuka jiwa Anda, walaupun disertai rasa takut serta ketololannya.
Saling menukar pikiran mengenai cara pandang hidup, dan menjalaninya bersama-sama dengan si dia. Kehilangan seorang yang sudah menjadi belahan jiwa Anda akan terasa seperti kehilangan suatu dunia, dan merasa tidak adanya seorang belahan jiwa secara keseluruhan akan merasa terpencil dalam perasaan yang paling dalam sekalipun.
Karena, seperti bila tubuh Anda terluka; maka yang pertama dicari adalah infeksinya, tapi kalau jiwa Anda terluka; pasti Anda mengidam-idamkan seorang belahan jiwa yang bisa mendengarkan segala keluh-kesah dan kesedihan Anda. Karena, seorang belahan jiwa akan senantiasa menciptakan suatu dunia di mana Anda bisa tinggal dengan tenteram di dalamnya. Kalau Anda tidak mempunyai dunia yang tercipta melalui pembicaraan, maka dengan sendirinya Anda akan merasa kalau Anda perlu berpisah.
Anda mungkin percaya bahwa si dia semata-mata adalah aksesori di dunia ini. Namun, kalau Anda membawa Epicurus, Emily Dickinson dan penulis-penulis lain bersama dunianya, maka Anda akan merasakan dan menyadari sepenuhnya bahwa si dia itu sudah menjadi suatu kebutuhan. Seorang belahan jiwa memberikan kontribusi besar pada proses hidup, dan tanpa dia, hati akan terasa disiksa akibat ketiadaannya.
Lalu hal kedua yang harus Anda lakukan adalah menyuapi jiwa yang lapar.
Banyak bagian-bagian hidup yang ikut membaik tanpa hubungan yang mendalam. Misalnya saja, bekerja tidak perlu minta hubungan yang mendalam dan ini mungkin buat kehidupan politik dan sosial dilakukan tanpa keintiman. Namun, tanpa keintiman itu, jiwa Anda pasti akan lapar, karena rasa kedekatan yang diberikan suatu hubungan memenuhi sifat jiwa Anda.
Pada waktu terjadi pertentangan emosional, jalan utama yang Anda lakukan mungkin berbicara dengan si dia. Sebab Anda yakin betul kalau perkara yang paling sulit sekalipun akan terasa mudah dan aman-aman saja bersamanya.
Juga, kemampuan Anda menjaga rahasia bisa penting baginya yang mungkin merasa leluasa bicara, karena yakin kalau Anda bisa dipercaya. Acapkali apa yang terjadi di antara Anda dan si dia harus aman dari orang lain, ingat dan tekankan hal ini!
Karena sudah barang tentu, kadang-kadang belahan jiwa Anda meminta pendapat dan keputusan, namun dia juga pastinya berharap suatu bentuk sikap menerima yang lebih dari Anda. Nah, dengan begitu, berarti, Anda berdua mempunyai sikap mau menerima dan diterima.
Mungkin Anda berpikir kalau ini “benar dan tepat” bila ada orang yang mengubah cara-caranya, dan jiwanya menjadi lain dengan siapa dia yang sebenarnya. Tapi pemikiran ini akan dapat memindahkan Anda dari sifat orang itu sendiri.
Mungkin banyak yang tidak dilakukan daripada melakukan di antara dua belahan jiwa. Seorang belahan jiwa tidak meminta aktivitas yang lebih besar, namun menuntut kesetiaan dan keberadaannya. Bagaimanapun, yang diinginkan jiwa setiap orang adalah kasih sayang. Seorang belahan jiwa akan selalu menuntut perhatian dan kasih sayang. Dengan menggunakan metode simpel yang ada, Anda akan dengan mudah bisa memelihara belahan jiwa melalui ungkapan yang sederhana, dan tentu saja yang dilakukan dengan sepenuh hati.
Dan, hal dan langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah meraih.
Jiwa bisa meraih dan membuat hubungannya kendati mempunyai perbedaan pendapat, politik, kepercayaan dan keyakinan sekalipun. Menjadi seorang belahan jiwa sebagai daya tarik dan magnetisme jiwa - kerapkali berawal selama nasib bergulir. Anda mungkin saja “menjumpai” seseorang, dan menemukan berbagai alasan untuk membuat suatu hubungan dengannya.
Rasanya tidak mungkin menjelaskan apa yang membuat seseorang berpredikat “belahan jiwa”, atau pergi keluar dan menerapkan satu rumus untuk mendapatkan seorang belahan jiwa. Jiwa sebenarnya mengakui sesuatu yang berharga dan tersembunyi pada orang lain dan menampik persekutuan.
Sudah bertahun-tahun lamanya, kita berjumpa dan berinteraksi dengan berbagai orang dengan sikap dan perilaku yang berbeda-beda pula. Walau, cuma segelintir orang yang dijadikan teman dan mungkin seorang saja yang menjadi belahan jiwa yang betul-betul berarti selama masa hidup kita.
Apakah Anda sudah yakin dengan belahan jiwa pilihan Anda? Kalau sudah, jangan ragu untuk meraihnya! Jangan tunggu lagi, apalagi membiarkan ia lepas dari diri Anda.
From my friend
DIAKAH " SOULMATE"-KU?
Baru-baru ini seorang rekan - sebut saja Johan - curhat pada saya, "Gue sedang jatuh cinta ama Lisa.
Gue rasa, dialah soulmate gue yang sebenarnya."
Lisa adalah staf yang baru bekerja setahun di tempat kerja kita. Wajahnya memang cantik. Tubuhnya imut-imut kecil, kulitnya putih, potongan tubuhnya sangat seksi dan menarik.
Apalagi busananya.. hmm.. rasanya Anda tidak akan sanggup melepaskan pandangan Anda pada busananya yang "super irit" atas-bawah.
Anda menangkap ada yang aneh dari curhat teman saya?
Tentu tidak. Tapi gimana kalau Anda mengetahui latar belakang Johan yang sebenarnya telah punya istri dan 3 orang anak?
Tentu Anda akan seperti saya, mencak-mencak!
"Gile lo. Kan elo udah nikah. Artinya istri lo tuh ya soulmate-mu. "
"Bukan," bantahnya.
"Istriku adalah istriku. Tapi soulmate-ku adalah Lisa."
APA ITU SOULMATE?
Gosh..!!!
Dunia emang sudah gak beres ya? Ada aja alasan yang dipakai orang untuk membenarkan tindakan keliru yang dibuatnya.
Saya pun baru menyadari kalau diam-diam, Johan dan Lisa sudah berhubungan sangat dalam selama lebih dari setahun belakangan ini. Padahal di kantor, keduanya tidak pernah bertutur sapa - apalagi saling lirik - seolah-olah mereka saling bermusuhan. Gak tahunya, di balik itu semua, mereka sedang bermain sandiwara.
Tapi omong-omong, apa sih Soulmate itu?
Masing-masing orang punya pandangan sendiri. Bagi saya, Soulmate adalah pasangan hidup yang kita temukan saat melakukan sosialisasi dengan lingkungan. Ketika kita menemukan seorang lawan jenis yang cocok dalam bercakap-cakap, bertingkah laku, dan kesenangan / hobi, maka ada kemungkinan dialah soulmate kita. Dan ketika kita memutuskan untuk menikahi lawan jenis kita, saat itulah kita telah menemukan SOULMATE kita itu.
Soulmate ibarat "sesuatu" yang hilang dalam hidup kita, yang kita cari seumur hidup untuk melengkapi kekosongan jiwa kita. Dia adalah bagian tulang rusuk kita, yang terambil pada saat Allah melakukan penciptaan di muka bumi ini. Dia adalah "YANG TERBAIK" dari Allah karena Allah melihat ciptaan-Nya "baik adanya" (lihat Kejadian 1)
APAKAH "SOULMATE" KITA LEBIH DARI SATU?
Allah jelas mengatakan dalam Kejadian 1, bahwa Soulmate kita hanyalah 1 orang. Lihatlah teladan yang diberikan Allah. Dia menciptakan HANYA 1 orang Adam dan 1 orang Hawa. Ketika mereka jatuh dalam dosa, Allah TIDAK PERNAH menciptakan lagi manusia lain. Adam dan Hawa bersama-sama berjuang dalam kesusahan sebagai manusia pendosa. Mereka mengisi bumi dengan keturunan-keturunan mereka dengan jerih payah dan perjuangan yang luar biasa. Renungkan Kejadian 1, di mana hanya ADAM dan HAWA yang berjuang. Tidak ada Pria Lain dan tidak ada Wanita Lain. Hanya berdua.
Artinya : SOULMATE itu hanya 1. Engkau telah menemukan SOULMATE-mu ketika kau memutuskan untuk menjalankan sisa hidupmu bersama dengannya SELAMANYA, yaitu saat kalian memutuskan untuk menikah.
MUNGKINKAH AKU KELIRU MEMILIH "SOULMATE"?
Mencari soulmate ibarat mencari kunci gembok di lautan kunci. Ada jutaan kunci, tapi hanya ada 1 yang tepat untuk membuka gembok.
Anda punya waktu untuk mencari. Tapi waktu Anda tidaklah banyak. Karena itu, Anda butuh "Ahli Kunci" yang mampu memilihkan kunci yang tepat untuk Anda.
Siapa dia?
Dialah ALLAH..
Ketika kau sedang dalam pencarian pasangan, doakanlah dia. SELALU. Mulai dari engkau baru pertama kali mengenalnya, hingga pacaran, dan menikah.
Anda SALAH BESAR jika berkata telah keliru memilih "Soulmate". Jika dia bukan "soulmate"-mu, maka kalian tidak akan pernah menikah.
Ingatlah, perjumpaanmu dengan seseorang bukanlah kebetulan. Semuanya sudah diatur oleh Allah. Mintalah bimbinganNya agar Anda tidak keliru memilih.
Tapi bagaimana kalau pasangan kita bersikap kasar? Ringan tangan? Jorok? Menyebalkan? Memuakkan?
"Jika dia benar-benar "soulmate"-ku, tentu tidak akan demikian padaku." Benarkah?
Anda harus belajar pada diri dan tubuh Anda sendiri. Ketika susah buang air besar, apakah Anda akan berdiam diri? Anda tentu akan berusaha sekuat tenaga agar Anda bisa buang air. Entah makan pepaya, pencahar, apapun. Pernahkah terpikir untuk mendiamkan saja? "Toh ada mulut, hidung, atau telinga. Kalo gak bisa keluar lewat pantat, masih ada "lubang" lain yang bisa dipakai feses untuk keluar."
Logikanya kan begitu? Tapi mekanisme tubuh tidak demikian. Anda justru berusaha agar feses keluar sesuai "tempatnya". Lewat pantat. Bukan lewat hidung atau mulut Anda. Mengapa demikian?
Karena tubuh dan diri Anda adalah "soulmate".
Kalian tahu apa yang harus dilakukan dan kalian saling bekerja sama agar segalanya berjalan semestinya.
Ketika Anda tahu pasangan Anda menyebalkan, memuakkan, menjijikkan, Anda harus mengarahkan pasangan Anda.
Cari penyebabnya, dan bersama dengannya, mengubah hal yg menyebalkan Anda itu.
Itulah fungsi "soulmate". Anda membantu pasangan Anda mengisi apa yang kurang darinya. Dan pasangan mengisi apa yang kurang dari Anda. Dengan demikian, pada akhirnya semua berjalan sebagai mana mestinya.
RISALAH
Yang harus Anda ingat : Soulmate memang sesuatu yang hilang dalam hidup kita. Tapi engkau sebenarnya telah menemukannya ketika memutuskan untuk menjalani sisa hidupmu bersamanya dalam ikatan pernikahan. Nonsens-lah Anda berkata telah "keliru memilih soulmate". Itu artinya Anda tidak berani mengambil tanggung jawab atas pilihan Anda sendiri.
Ketika Anda berpikir Anda salah memilih "soulmate", bukalah Kejadian 1 dan renungkanlah perjuangan Adam dan Hawa BERDUA dalam menjalani hidup.
Apakah mereka keliru memilih "soulmate"? Jika benar mereka keliru, harusnya Allah memberikan lebih banyak "pilihan" pada Adam dan Hawa kan ?
Faktanya : Allah tetap mempertahankan mereka berdua sebagai pasangan karena Allah ingin mengajarkan hidup setia. (Bayangkan, tulang rusuk kita ada 22 pasang.
Jika saja Hawa bukan "soulmate" Adam, Allah bisa saja menciptakan 22 perempuan dan 22 laki-laki untuk dipilih oleh Adam dan Hawa).
So.. buat sobatku, Johan. Nasihatku padamu - dan aku tidak bosan2-nya untuk menasihatimu akan hal ini - lupakan Lisa. Dia bukan "soulmate"mu. Kembali pada keluargamu. Cintailah mereka sepenuh hatimu.
Dan buat rekan2 yang punya selingkuh di luar sana , apapun alasan kalian pada pasanganmu (mereka cerewetlah, joroklah, tidak perduli padamu, menikah tanpa cinta..), ingatlah bahwa kalian dipersatukan Tuhan dalam tali pernikahan bukan tanpa alasan. Anda punya arti dalam hidup pasanganmu.
Coba.. perbaiki hubunganmu dengannya. Dialah "soulmate"mu yang sebenarnya.
Baru-baru ini seorang rekan - sebut saja Johan - curhat pada saya, "Gue sedang jatuh cinta ama Lisa.
Gue rasa, dialah soulmate gue yang sebenarnya."
Lisa adalah staf yang baru bekerja setahun di tempat kerja kita. Wajahnya memang cantik. Tubuhnya imut-imut kecil, kulitnya putih, potongan tubuhnya sangat seksi dan menarik.
Apalagi busananya.. hmm.. rasanya Anda tidak akan sanggup melepaskan pandangan Anda pada busananya yang "super irit" atas-bawah.
Anda menangkap ada yang aneh dari curhat teman saya?
Tentu tidak. Tapi gimana kalau Anda mengetahui latar belakang Johan yang sebenarnya telah punya istri dan 3 orang anak?
Tentu Anda akan seperti saya, mencak-mencak!
"Gile lo. Kan elo udah nikah. Artinya istri lo tuh ya soulmate-mu. "
"Bukan," bantahnya.
"Istriku adalah istriku. Tapi soulmate-ku adalah Lisa."
APA ITU SOULMATE?
Gosh..!!!
Dunia emang sudah gak beres ya? Ada aja alasan yang dipakai orang untuk membenarkan tindakan keliru yang dibuatnya.
Saya pun baru menyadari kalau diam-diam, Johan dan Lisa sudah berhubungan sangat dalam selama lebih dari setahun belakangan ini. Padahal di kantor, keduanya tidak pernah bertutur sapa - apalagi saling lirik - seolah-olah mereka saling bermusuhan. Gak tahunya, di balik itu semua, mereka sedang bermain sandiwara.
Tapi omong-omong, apa sih Soulmate itu?
Masing-masing orang punya pandangan sendiri. Bagi saya, Soulmate adalah pasangan hidup yang kita temukan saat melakukan sosialisasi dengan lingkungan. Ketika kita menemukan seorang lawan jenis yang cocok dalam bercakap-cakap, bertingkah laku, dan kesenangan / hobi, maka ada kemungkinan dialah soulmate kita. Dan ketika kita memutuskan untuk menikahi lawan jenis kita, saat itulah kita telah menemukan SOULMATE kita itu.
Soulmate ibarat "sesuatu" yang hilang dalam hidup kita, yang kita cari seumur hidup untuk melengkapi kekosongan jiwa kita. Dia adalah bagian tulang rusuk kita, yang terambil pada saat Allah melakukan penciptaan di muka bumi ini. Dia adalah "YANG TERBAIK" dari Allah karena Allah melihat ciptaan-Nya "baik adanya" (lihat Kejadian 1)
APAKAH "SOULMATE" KITA LEBIH DARI SATU?
Allah jelas mengatakan dalam Kejadian 1, bahwa Soulmate kita hanyalah 1 orang. Lihatlah teladan yang diberikan Allah. Dia menciptakan HANYA 1 orang Adam dan 1 orang Hawa. Ketika mereka jatuh dalam dosa, Allah TIDAK PERNAH menciptakan lagi manusia lain. Adam dan Hawa bersama-sama berjuang dalam kesusahan sebagai manusia pendosa. Mereka mengisi bumi dengan keturunan-keturunan mereka dengan jerih payah dan perjuangan yang luar biasa. Renungkan Kejadian 1, di mana hanya ADAM dan HAWA yang berjuang. Tidak ada Pria Lain dan tidak ada Wanita Lain. Hanya berdua.
Artinya : SOULMATE itu hanya 1. Engkau telah menemukan SOULMATE-mu ketika kau memutuskan untuk menjalankan sisa hidupmu bersama dengannya SELAMANYA, yaitu saat kalian memutuskan untuk menikah.
MUNGKINKAH AKU KELIRU MEMILIH "SOULMATE"?
Mencari soulmate ibarat mencari kunci gembok di lautan kunci. Ada jutaan kunci, tapi hanya ada 1 yang tepat untuk membuka gembok.
Anda punya waktu untuk mencari. Tapi waktu Anda tidaklah banyak. Karena itu, Anda butuh "Ahli Kunci" yang mampu memilihkan kunci yang tepat untuk Anda.
Siapa dia?
Dialah ALLAH..
Ketika kau sedang dalam pencarian pasangan, doakanlah dia. SELALU. Mulai dari engkau baru pertama kali mengenalnya, hingga pacaran, dan menikah.
Anda SALAH BESAR jika berkata telah keliru memilih "Soulmate". Jika dia bukan "soulmate"-mu, maka kalian tidak akan pernah menikah.
Ingatlah, perjumpaanmu dengan seseorang bukanlah kebetulan. Semuanya sudah diatur oleh Allah. Mintalah bimbinganNya agar Anda tidak keliru memilih.
Tapi bagaimana kalau pasangan kita bersikap kasar? Ringan tangan? Jorok? Menyebalkan? Memuakkan?
"Jika dia benar-benar "soulmate"-ku, tentu tidak akan demikian padaku." Benarkah?
Anda harus belajar pada diri dan tubuh Anda sendiri. Ketika susah buang air besar, apakah Anda akan berdiam diri? Anda tentu akan berusaha sekuat tenaga agar Anda bisa buang air. Entah makan pepaya, pencahar, apapun. Pernahkah terpikir untuk mendiamkan saja? "Toh ada mulut, hidung, atau telinga. Kalo gak bisa keluar lewat pantat, masih ada "lubang" lain yang bisa dipakai feses untuk keluar."
Logikanya kan begitu? Tapi mekanisme tubuh tidak demikian. Anda justru berusaha agar feses keluar sesuai "tempatnya". Lewat pantat. Bukan lewat hidung atau mulut Anda. Mengapa demikian?
Karena tubuh dan diri Anda adalah "soulmate".
Kalian tahu apa yang harus dilakukan dan kalian saling bekerja sama agar segalanya berjalan semestinya.
Ketika Anda tahu pasangan Anda menyebalkan, memuakkan, menjijikkan, Anda harus mengarahkan pasangan Anda.
Cari penyebabnya, dan bersama dengannya, mengubah hal yg menyebalkan Anda itu.
Itulah fungsi "soulmate". Anda membantu pasangan Anda mengisi apa yang kurang darinya. Dan pasangan mengisi apa yang kurang dari Anda. Dengan demikian, pada akhirnya semua berjalan sebagai mana mestinya.
RISALAH
Yang harus Anda ingat : Soulmate memang sesuatu yang hilang dalam hidup kita. Tapi engkau sebenarnya telah menemukannya ketika memutuskan untuk menjalani sisa hidupmu bersamanya dalam ikatan pernikahan. Nonsens-lah Anda berkata telah "keliru memilih soulmate". Itu artinya Anda tidak berani mengambil tanggung jawab atas pilihan Anda sendiri.
Ketika Anda berpikir Anda salah memilih "soulmate", bukalah Kejadian 1 dan renungkanlah perjuangan Adam dan Hawa BERDUA dalam menjalani hidup.
Apakah mereka keliru memilih "soulmate"? Jika benar mereka keliru, harusnya Allah memberikan lebih banyak "pilihan" pada Adam dan Hawa kan ?
Faktanya : Allah tetap mempertahankan mereka berdua sebagai pasangan karena Allah ingin mengajarkan hidup setia. (Bayangkan, tulang rusuk kita ada 22 pasang.
Jika saja Hawa bukan "soulmate" Adam, Allah bisa saja menciptakan 22 perempuan dan 22 laki-laki untuk dipilih oleh Adam dan Hawa).
So.. buat sobatku, Johan. Nasihatku padamu - dan aku tidak bosan2-nya untuk menasihatimu akan hal ini - lupakan Lisa. Dia bukan "soulmate"mu. Kembali pada keluargamu. Cintailah mereka sepenuh hatimu.
Dan buat rekan2 yang punya selingkuh di luar sana , apapun alasan kalian pada pasanganmu (mereka cerewetlah, joroklah, tidak perduli padamu, menikah tanpa cinta..), ingatlah bahwa kalian dipersatukan Tuhan dalam tali pernikahan bukan tanpa alasan. Anda punya arti dalam hidup pasanganmu.
Coba.. perbaiki hubunganmu dengannya. Dialah "soulmate"mu yang sebenarnya.
Arikel muslim

Ghibah, Keburukan yang Makin Disenangi
Sumber : Ummu Zaidan Feikar
Perbuatan tercela, tapi menjadi biasa. Sebab, dikemas dalam acara yang menarik di televisi.
Banyak hal yang bergeser dan berubah dengan hadirnya pesawat televisi ke rumah kita, terutama yang berkaitan dengan budaya dan akhlak..
Salah satu yang jelas terlihat yaitu pergeseran makna bergunjing atau menggosip.
Menggosip adalah tindakan yang kurang terpuji yang celakanya, kebiasaan ini seringkali dilekatkan pada sifat kaum wanita. Dulu, orang akan tersinggung jika dikatakan tukang gosip. Seseorang yang ketahuan sedang menggosip biasanya merasa malu. Namun, sekarang kesan buruk tentang menggosip mungkin sudah mengalami pergeseran.
Beberapa acara informasi kehidupan para artis atau selebritis yang dikemas dalam bentuk paket hiburan (infotainment) dengan jelas-jelas menyebut kata gossip sebagai bagian dari nama acaranya. Bahkan pada salah satu dari acara tersebut pembawa acaranya menyebut dirinya atau menyapa pemirsanya dengan istilah "biang gosip". Mereka dengan bangganya mengaku sebagai tukang gosip.
Saat ini, hampir di setiap stasiun televisi memiliki paket acara seperti di atas. Bahkan satu stasiun ada yang memiliki lebih dari satu paket acara infotainment tersebut, dengan jadwal tayangan ada yang mendapat porsi tiga kali seminggu. Hampir semua isi acara sejenis itu, isinya adalah menyingkap kehidupan pribadi para selebritis. Walhasil, pemirsa akan mengenal betul seluk beluk kehidupan para artis, seolah diajak masuk ke dalam rumah bahkan kamar tidur para artis.
Sepintas acara ini terkesan menghibur. Seorang ibu yang kelelahan setelah menyelesaikan pekerjaan rumah tangganya, mungkin akan terasa terhibur dengan informasi sisi-sisi kehidupan pribadi orang-orang terkenal. Apalagi kemasan acara yang semakin bervariasi ada yang diselingi nyanyi, wawancara langsung dengan artis, daftar hari ulang tahun para selebritis, dll. Namun jika kita cermati lebih jauh, isinya kurang lebih adalah menggosip atau bergunjing.
Awal tahun 2002 sampai saat ini banyak artis yang pisah ranjang dan bercerai. Peristiwa-peristiwa semacam ini merupakan sasaran empuk bagi penyaji hiburan semacam ini. Pemirsa disuguhi sajian informasi yang sarat dengan pergunjingan. Masing-masing pihak merasa benar dan tentu saja menyalahkan pihak lainnya.
Menggosip yang merupakan tindakan buruk, bisa tidak terasa lagi memiliki konotasi buruk jika terus-menerus disosialisasikan dengan paket menarik pada televisi. Menggosip akan terasa sebagai tindakan biasa dan lumrah dilakukan.
Menceritakan aib orang lain menjadi sesuatu yang tanpa beban kita lakukan.Padahal jika kita cermati makna gosip yang sama dengan ghibah barangkali kita akan merasa ngeri.
Ghibah dalam Islam
Ghibah atau gosip merupakan sesuatu yang dilarang agama. "Apakah ghibah itu?" Tanya seorang sahabat pada Rasulullah saw. "Ghibah adalah memberitahu kejelekan orang lain!" jawab Rasul. "Kalau keadaaannya memang benar?" Tanya sahabat lagi. " Jika benar itulah ghibah, jika tidak benar itulah dusta!" tegas Rasulullah. Percakapan tersebut diambil dari HR Abu Hurairah.
Dalam Al Qur'an (QS 49:12), orang yang suka meng-ghibah diibaratkan seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Jabir bin Abdullah ra. meriwayatkan,"Ketika kami bersama Rasulullah SAW tiba-tiba tercium bau busuk yang menyengat seperti bau bangkai. Maka Rasul pun berrsabda, "Tahukah kalian, bau apakah ini? Inilah bau dari orang-orang yang meng-ghibah orang lain". (HR Ahmad)
Dalam hadits lain dikisahkan bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Pada malam Isra' Mi'raj, aku melewati suatu kaum yang berkuku tajam yang terbuat dari tembaga.
Mereka mencabik-cabik wajah dan dada mereka sendiri. Lalu aku bertanya pada Jibril, `Siapa mereka?' Jibril menjawab, `Mereka itu suka memakan daging manusia, suka membicarakan dan menjelekkan orang lain, mereka inilah orang-orang yang gemar akan ghibah!' (dari Abu Daud berasal dari Anas bin Malik ra).
Begitulah Allah mengibaratkan orang yang suka mengghibah dengan perumpamaan yang sangat buruk untuk menjelaskan kepada manusia, betapa buruknya tindakan ghibah.
Banyak kesempatan bagi ibu-ibu untuk menggosip. Pada saat berbelanja mengelilingi gerobak tukang sayur, menyuapi anak di halaman, pada acara arisan atau kumpulan ibu-ibu. Meng-ghibah kadang mendapat pembenaran dengan dalih, "Ini fakta, untuk diambil pelajarannya!". Padahal di balik itu lebih banyak faktor ghibahnya daripada pelajarannya.
Benarkah orang cenderung suka meng-ghibah, bahkan terkesan menikmati kebiasaan seperti ini? Seorang pengasuh konsultasi keluarga pada sebuah media cetak mengatakan rahasia mengapa rubriknya tetap disukai pembaca selama puluhan tahun. Katanya, pada diri manusia itu cenderung terdapat sifat suka menggunjingkan orang lain. Orang cenderung ingin tahu masalah yang terjadi pada orang lain. Dengan demikian ia akan merasa beruntung tidak seperti orang lain atau ternyata bukan dirinya saja yang menderita. Karena umumnya surat yang datang untuk berkonsultasi adalah mereka yang memiliki masalah.
Jika demikian kebanyakan sifat dari manusia, tentunya kita harus sering melakukan istighfar. Syaitan dengan mudahnya mempengaruhi kebanyakan hati kita sehingga mungkin kita tengah menumpuk dosa akibat pergunjingan.
Setiap orang mempunyai harga diri yang harus dihormati. Membuat malu seseorang adalah perbuatan dosa. "Tiada seseorang yang menutupi cacat seseorang di dunia, melainkan kelak di hari kiamat Allah pasti akan menutupi cacatnya" (HR. Muslim).
Sosialisasi pergunjingan di televisi bagaimanapun harus dihindari. Jangan sampai kita merasa tidak berdosa melakukannya. Bahkan merasa terhibur dengan informasi semacam itu. Kita mesti berhati-hati. Bahaya ghibah harus senantiasa ditanamkan agar kita senantiasa sadar akan bahayanya. Benar kiranya jika dikatakan bahwa dulu orang tinggal di dalam rumah karena menghindari bahaya dari luar. Kini bahaya justru berasal dari dalam rumah sendiri yaitu dengan hadirnya acara yang menurunkan kualitas iman di televisi. Semoga kita bisa arif menyikapinya.
Menangkal Ghibah
Penyakit yang satu ini begitu mudahnya terjangkit pada diri seseorang. Bisa datang melalui televisi, bisa pula melalui kegiatan arisan, berbagai pertemuan, sekedar obrolan di warung belanjaan, bahkan melalui pengajian. Untuk menghindarinya juga tak begitu mudah, mengharuskan kita ekstra hati-hati, caranya?
1. Berbicara Sambil Berfikir
Cobalah untuk berpikir sebelum berbicara, "perlukah saya mengatakan hal ini?" dan kembangkan menjadi, "apa manfaatnya? Apa mudharatnya?" Berarti, otak harus senantiasa digunakan, dalam keadaan sesantai apapun. Seperti Rasulullah SAW yang biasanya memberi jeda sesaat untuk berfikir sebelum menjawab pertanyaan orang.
2. Berbicara Sambil Berzikir
Berzikir di sini maksudnya selalu menghadirkan ingatan kita kepada Allah SWT. Ingatlah betapa buruknya ancaman dan kebencian Allah kepada orang yang ber-ghibah. Bawalah ingatan ini pada saat berbicara dengan siapa saja, di mana saja dan kapan saja.
3. Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Orang yang tidak percaya diri, suka mengikut saja perbuatan orang lain, sehingga ia mudah terseret perbuatan ghibah temannya. Bahkan ia pun berpotensi menyebabkan ghibah, karena tak memiliki kebanggaan terhadap dirinya sendiri sehingga lebih senang memperhatikan, membicarakan dan menilai orang lain.
4. Buang Penyakit Hati
Kebanyakan ghibah tumbuh karena didasari rasa iri dan benci, juga ketidakikhlasan menerima kenyataan bahwa orang lain lebih berhasil atau lebih beruntung daripada kita. Dan kalau dirinya kurang beruntung, diapun senang menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih sengsara daripada dirinya.
5. Posisikan Diri
Ketika sedang membicarakan keburukan orang lain, segera bayangkan bagaimana perasaan kita jika keburukan kita pun dibicarakan orang. Seperti hadis yang menjanjikan bahwa Allah akan menutupi cacat kita sepanjang kita tidak membuka cacat orang lain. Sebaliknya tak perlu heran jika Allah pun akan membuka cacat kita di depan orang lain jika kita membuka cacat orang.
6. Hindari, Ingatkan, Diam atau Pergi
Hindarilah segala sesuatu yang mendekatkan kita pada ghibah. Seperti acara-acara bernuansa ghibah di televisi dan radio. Juga berita-berita koran dan majalah yang membicarakan kejelekan orang. Jika terjebak dalam situasi ghibah, ingatkanlah mereka akan kesalahannya. Jika tak mampu, setidaknya Anda diam dan tak menanggapi ghibah tersebut. Atau Anda memilih hengkang dan “menyelamatkan diri”.*
Sumber : Ummu Zaidan Feikar
Perbuatan tercela, tapi menjadi biasa. Sebab, dikemas dalam acara yang menarik di televisi.
Banyak hal yang bergeser dan berubah dengan hadirnya pesawat televisi ke rumah kita, terutama yang berkaitan dengan budaya dan akhlak..
Salah satu yang jelas terlihat yaitu pergeseran makna bergunjing atau menggosip.
Menggosip adalah tindakan yang kurang terpuji yang celakanya, kebiasaan ini seringkali dilekatkan pada sifat kaum wanita. Dulu, orang akan tersinggung jika dikatakan tukang gosip. Seseorang yang ketahuan sedang menggosip biasanya merasa malu. Namun, sekarang kesan buruk tentang menggosip mungkin sudah mengalami pergeseran.
Beberapa acara informasi kehidupan para artis atau selebritis yang dikemas dalam bentuk paket hiburan (infotainment) dengan jelas-jelas menyebut kata gossip sebagai bagian dari nama acaranya. Bahkan pada salah satu dari acara tersebut pembawa acaranya menyebut dirinya atau menyapa pemirsanya dengan istilah "biang gosip". Mereka dengan bangganya mengaku sebagai tukang gosip.
Saat ini, hampir di setiap stasiun televisi memiliki paket acara seperti di atas. Bahkan satu stasiun ada yang memiliki lebih dari satu paket acara infotainment tersebut, dengan jadwal tayangan ada yang mendapat porsi tiga kali seminggu. Hampir semua isi acara sejenis itu, isinya adalah menyingkap kehidupan pribadi para selebritis. Walhasil, pemirsa akan mengenal betul seluk beluk kehidupan para artis, seolah diajak masuk ke dalam rumah bahkan kamar tidur para artis.
Sepintas acara ini terkesan menghibur. Seorang ibu yang kelelahan setelah menyelesaikan pekerjaan rumah tangganya, mungkin akan terasa terhibur dengan informasi sisi-sisi kehidupan pribadi orang-orang terkenal. Apalagi kemasan acara yang semakin bervariasi ada yang diselingi nyanyi, wawancara langsung dengan artis, daftar hari ulang tahun para selebritis, dll. Namun jika kita cermati lebih jauh, isinya kurang lebih adalah menggosip atau bergunjing.
Awal tahun 2002 sampai saat ini banyak artis yang pisah ranjang dan bercerai. Peristiwa-peristiwa semacam ini merupakan sasaran empuk bagi penyaji hiburan semacam ini. Pemirsa disuguhi sajian informasi yang sarat dengan pergunjingan. Masing-masing pihak merasa benar dan tentu saja menyalahkan pihak lainnya.
Menggosip yang merupakan tindakan buruk, bisa tidak terasa lagi memiliki konotasi buruk jika terus-menerus disosialisasikan dengan paket menarik pada televisi. Menggosip akan terasa sebagai tindakan biasa dan lumrah dilakukan.
Menceritakan aib orang lain menjadi sesuatu yang tanpa beban kita lakukan.Padahal jika kita cermati makna gosip yang sama dengan ghibah barangkali kita akan merasa ngeri.
Ghibah dalam Islam
Ghibah atau gosip merupakan sesuatu yang dilarang agama. "Apakah ghibah itu?" Tanya seorang sahabat pada Rasulullah saw. "Ghibah adalah memberitahu kejelekan orang lain!" jawab Rasul. "Kalau keadaaannya memang benar?" Tanya sahabat lagi. " Jika benar itulah ghibah, jika tidak benar itulah dusta!" tegas Rasulullah. Percakapan tersebut diambil dari HR Abu Hurairah.
Dalam Al Qur'an (QS 49:12), orang yang suka meng-ghibah diibaratkan seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Jabir bin Abdullah ra. meriwayatkan,"Ketika kami bersama Rasulullah SAW tiba-tiba tercium bau busuk yang menyengat seperti bau bangkai. Maka Rasul pun berrsabda, "Tahukah kalian, bau apakah ini? Inilah bau dari orang-orang yang meng-ghibah orang lain". (HR Ahmad)
Dalam hadits lain dikisahkan bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Pada malam Isra' Mi'raj, aku melewati suatu kaum yang berkuku tajam yang terbuat dari tembaga.
Mereka mencabik-cabik wajah dan dada mereka sendiri. Lalu aku bertanya pada Jibril, `Siapa mereka?' Jibril menjawab, `Mereka itu suka memakan daging manusia, suka membicarakan dan menjelekkan orang lain, mereka inilah orang-orang yang gemar akan ghibah!' (dari Abu Daud berasal dari Anas bin Malik ra).
Begitulah Allah mengibaratkan orang yang suka mengghibah dengan perumpamaan yang sangat buruk untuk menjelaskan kepada manusia, betapa buruknya tindakan ghibah.
Banyak kesempatan bagi ibu-ibu untuk menggosip. Pada saat berbelanja mengelilingi gerobak tukang sayur, menyuapi anak di halaman, pada acara arisan atau kumpulan ibu-ibu. Meng-ghibah kadang mendapat pembenaran dengan dalih, "Ini fakta, untuk diambil pelajarannya!". Padahal di balik itu lebih banyak faktor ghibahnya daripada pelajarannya.
Benarkah orang cenderung suka meng-ghibah, bahkan terkesan menikmati kebiasaan seperti ini? Seorang pengasuh konsultasi keluarga pada sebuah media cetak mengatakan rahasia mengapa rubriknya tetap disukai pembaca selama puluhan tahun. Katanya, pada diri manusia itu cenderung terdapat sifat suka menggunjingkan orang lain. Orang cenderung ingin tahu masalah yang terjadi pada orang lain. Dengan demikian ia akan merasa beruntung tidak seperti orang lain atau ternyata bukan dirinya saja yang menderita. Karena umumnya surat yang datang untuk berkonsultasi adalah mereka yang memiliki masalah.
Jika demikian kebanyakan sifat dari manusia, tentunya kita harus sering melakukan istighfar. Syaitan dengan mudahnya mempengaruhi kebanyakan hati kita sehingga mungkin kita tengah menumpuk dosa akibat pergunjingan.
Setiap orang mempunyai harga diri yang harus dihormati. Membuat malu seseorang adalah perbuatan dosa. "Tiada seseorang yang menutupi cacat seseorang di dunia, melainkan kelak di hari kiamat Allah pasti akan menutupi cacatnya" (HR. Muslim).
Sosialisasi pergunjingan di televisi bagaimanapun harus dihindari. Jangan sampai kita merasa tidak berdosa melakukannya. Bahkan merasa terhibur dengan informasi semacam itu. Kita mesti berhati-hati. Bahaya ghibah harus senantiasa ditanamkan agar kita senantiasa sadar akan bahayanya. Benar kiranya jika dikatakan bahwa dulu orang tinggal di dalam rumah karena menghindari bahaya dari luar. Kini bahaya justru berasal dari dalam rumah sendiri yaitu dengan hadirnya acara yang menurunkan kualitas iman di televisi. Semoga kita bisa arif menyikapinya.
Menangkal Ghibah
Penyakit yang satu ini begitu mudahnya terjangkit pada diri seseorang. Bisa datang melalui televisi, bisa pula melalui kegiatan arisan, berbagai pertemuan, sekedar obrolan di warung belanjaan, bahkan melalui pengajian. Untuk menghindarinya juga tak begitu mudah, mengharuskan kita ekstra hati-hati, caranya?
1. Berbicara Sambil Berfikir
Cobalah untuk berpikir sebelum berbicara, "perlukah saya mengatakan hal ini?" dan kembangkan menjadi, "apa manfaatnya? Apa mudharatnya?" Berarti, otak harus senantiasa digunakan, dalam keadaan sesantai apapun. Seperti Rasulullah SAW yang biasanya memberi jeda sesaat untuk berfikir sebelum menjawab pertanyaan orang.
2. Berbicara Sambil Berzikir
Berzikir di sini maksudnya selalu menghadirkan ingatan kita kepada Allah SWT. Ingatlah betapa buruknya ancaman dan kebencian Allah kepada orang yang ber-ghibah. Bawalah ingatan ini pada saat berbicara dengan siapa saja, di mana saja dan kapan saja.
3. Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Orang yang tidak percaya diri, suka mengikut saja perbuatan orang lain, sehingga ia mudah terseret perbuatan ghibah temannya. Bahkan ia pun berpotensi menyebabkan ghibah, karena tak memiliki kebanggaan terhadap dirinya sendiri sehingga lebih senang memperhatikan, membicarakan dan menilai orang lain.
4. Buang Penyakit Hati
Kebanyakan ghibah tumbuh karena didasari rasa iri dan benci, juga ketidakikhlasan menerima kenyataan bahwa orang lain lebih berhasil atau lebih beruntung daripada kita. Dan kalau dirinya kurang beruntung, diapun senang menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih sengsara daripada dirinya.
5. Posisikan Diri
Ketika sedang membicarakan keburukan orang lain, segera bayangkan bagaimana perasaan kita jika keburukan kita pun dibicarakan orang. Seperti hadis yang menjanjikan bahwa Allah akan menutupi cacat kita sepanjang kita tidak membuka cacat orang lain. Sebaliknya tak perlu heran jika Allah pun akan membuka cacat kita di depan orang lain jika kita membuka cacat orang.
6. Hindari, Ingatkan, Diam atau Pergi
Hindarilah segala sesuatu yang mendekatkan kita pada ghibah. Seperti acara-acara bernuansa ghibah di televisi dan radio. Juga berita-berita koran dan majalah yang membicarakan kejelekan orang. Jika terjebak dalam situasi ghibah, ingatkanlah mereka akan kesalahannya. Jika tak mampu, setidaknya Anda diam dan tak menanggapi ghibah tersebut. Atau Anda memilih hengkang dan “menyelamatkan diri”.*
30 Agustus, 2008
Intermezo dini hari

Kepercayaan dalam diri seorang manusia sangatlah mahal harganya, terkadang saat kita terlibat dalam suatu pergaulan sesama kawan dilingkungan dimana kita berbisnis, atau mencari peluang dalam menggapai apa yang akan kita raih, tanpa menyadarinya kita sudah membawa diri kita kedalam sebuah lingkaran syetan yang tiada pernah berakhir jika kita tidak segera melangkah pergi, serta menghindar agar jangan sampai kita terperosok ke dalam lobang yang amat dalam, kadang upaya untuk menjelaskan makna arti dari kata kata yang pernah keluar dari mulut kita tidak membuahkan hasil dan semakin memperuncing keadaan. Terkadang sangat dan amat sangat terasa apa2 yang kita perbuat saat ini dan waktu yang lampau, sangatlah tidak berarti bagi seseorang, padahal itulah yang terbaik yang dapat atau pernah kita lakukan, tetapi mendapat tanggapan yang negative harusnya membuat diri kita semaki kuat dan tegar menghadapi segala cobaan itu, tapi inilah kenyataan yang terjadi, jiwa terasa dihancurkan, cerai berai dan diremuk redam hingga hancur berkeping keping, hialng sudah kepercayaan itu hanya karena ambisi serta keinginan hati yang tak tercapai, kekecewaan yang amat sangat mendalam akibat dari perbuatan yang dilakukan tanpa dipikarkan bagaimana akibatnya dikemudian hari. Semoga bagi yang pernah mengalaminya, segera menyadari, langkah apa yang harus ditempuh agar tidak terjadi lagi hal hal yang tentunya tidak pernah kita inginkan. Diusia menjelang dewasa seseorang harus dapat segera cepat mengambil keputusan, bagaimana seharusnya dia bersikap serta menyikapi sesuatu yang kiranya kurang dapat diterima oleh hati nurani seorang manusia. Dimata Allah SWT, seluruh umat manusia beserta makhluk dan semua isinya adalah sama adanya, tiada ada yang membedakan, baik itu presiden, ataupun rakyat jelata, semuanya sederajat dimataNya . Terasa sangat kala kita harus segera waspada terhadap panjanganya liku liku perjalanan yang harus dilalui seseorang untukmenjadikan dirinya seseorang yan dapat dikenang kebaikannyadan amal perbuatan sampai hayat dikandung badan. Segeralah mencari solusi untuk datangnya persoalan yang tidak diundang serta diinginkan membuat presepsi buruk terhadap kita sendiri.
25 Agustus, 2008
From my friend's


PADA SAAT TUHAN MENCIPTAKAN PARA IBU
Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya,
kini giliran diciptakanNya para ibu.
Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut:
"Tuhan, banyak nian waktu yang Tuhan habiskan untuk
menciptakan ibu ini."
Dan Tuhan menjawab pelan : "Tidakkah kau lihat
perincian yang harus dikerjakan?"
Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya,
kini giliran diciptakanNya para ibu.
Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut:
"Tuhan, banyak nian waktu yang Tuhan habiskan untuk
menciptakan ibu ini."
Dan Tuhan menjawab pelan : "Tidakkah kau lihat
perincian yang harus dikerjakan?"
1. Ibu ini harus waterproof (tahan air/cuci) tapi bukan dari plastik.
2. Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat capai.
3. Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya.
4. Memiliki telinga yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya.
5. Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukkan hati anaknya.
6. Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan.....
7. Enam pasang tangan!!
Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya "Enam
pasang tangan....? Ck..... ck..... ck"
"Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan Saya,
melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur
segalanya menjadi lebih baik...." balas Tuhan.
8. Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu.
"Bagaimana modelnya?" malaikat semakin heran.
Tuhan mengangguk-angguk, "Sepasang mata yang dapat
menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya: 'Apa
yang sedang kau lakukan di dalam situ?', padahal
sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang
kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa
menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya
tak boleh ia lihat dan sepasang mata ketiga untuk
menatap lembut seorang anak yang mengakui
kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu
harus berkata: 'Saya mengerti dan saya sayang padamu'.
Meskipun tidak diucapkan sepatah katapun."
"Tuhan", kata malaikat itu lagi, "istirahatlah".
"Saya tidak dapat, Saya sudah hampir selesai."
9. Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit."
10. Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah ons daging.
11. Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi.
Akhirnya malaikat membalik-balikkan contoh Ibu dengan perlahan. "Terlalu lunak", katanya memberi komentar. "Tapi kuat!" kata Tuhan bersemangat. "Tak akan kau
bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita."
"Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat lagi.
"Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat
memberi gagasan, ide dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya malaikat menyentuh sesuatu di pipi. "Eh, ada kebocoran di sini."
"Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah air mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata...., airmata...."
Akhirnya malaikat membalik-balikkan contoh Ibu dengan perlahan. "Terlalu lunak", katanya memberi komentar. "Tapi kuat!" kata Tuhan bersemangat. "Tak akan kau
bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita."
"Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat lagi.
"Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat
memberi gagasan, ide dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya malaikat menyentuh sesuatu di pipi. "Eh, ada kebocoran di sini."
"Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah air mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata...., airmata...."
Akhirnya Malaikat berkata pelan.........
"JIKA ANDA MENCINTAI IBUMU KIRIMLAH CERITA INI KEPADA
ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DI DUNIA INI DAPAT
MENGHORMATI, MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA"
24 Agustus, 2008
From my best friend John xoxo

Forever takes me by a minute, While I’m here with you.
I’m falling even more in love, With everything you do.
Hold me in your arms, Look deep into my eyes,
Don’t turn away and let me go, Don’t ever tell me lies.
I swear I’ll never loose you, In my arms I’ll always hold.
I’ll never let you slip away, And leave nothing left untold.
There aren’t enough hours, In each passing day,
To find all the words, I wish I could say.
Your kiss will last forever, Your touch forever warm.
You’ll guide me to the sunlight, And shield me from the storm.
This is what I’m saying, With everything that’s true,
I swear on my life, That I really do love you.
20 Agustus, 2008
Kemarahan

Rasa yang memang naturaly dan benar ada di dalam lubuk hati tiap in san manusia, perasaan yang terkadang amat sangat sulit untuk diredam kala hati panas membara menahan gejolak amarah, emosi, hawa nafsu untuk meluapkan dan melampiaskan kepada seseorang bahkan bisa lebih, yang amat disayangkan kalau sampai terjadi korban jiwa, siapa yang dirugikan entah siapa jua yang harus menanggung sebab akibat, segalanya dapat dipastikan berakhir atau berujung dengan penyesalan, apapun itu masalahnya. Diperlukan amat sangat pengertian serta aspek yang amat menunjang agar tidak berakhir dengan penyesalan, yaitu rasa sabar serta keikhlasan hati menerima apa apa yang memang sedang menimpa seseorang dalam hidupnya, terkadang Allah SWT memberi cobaan yang berbeda pada hambanya, ada yang memang harus menanggung derita yang tiada hentinya sepanjang hidupnya, entah itu cobaan pada jasmani ataupun pada kehidupan kita, semua itu adalah ujian Yang Maha Esa atas kuasaNYa kepada kita sebagai hambaNya, tinggal bagaimana kita menyikapi semua masalah yang datang pada kita, tak ada permasalahan didunia ini yang tiada akhirnya. Percayalah segala sesuatu permasalahan jika tidak diselesaikan dengan hati dan kepala yang dingin, akan selalu berakhir dengan penyesalan apapun itu, tidak harus dengan kekerasan ataupun hati yang panas bukan ? selain menguras energi yang berlebihan, menambah seseorang kelihatan lebih tua dari usianya, menambah daftar penyakit dalam jiwa raga, juga memupuk subur sifat arogan seseorang, naudzubillah...
04 Agustus, 2008

Beda Antara Suka, Cinta, dan Sayang
Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat.
Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Dihadapan orang yang kau cintai, kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam.
Dihadapan orang yang kau sukai, kata kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya.
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai,
cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu
dalam jarak waktu yang cukup lama.
“Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam.
Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat.
Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Dihadapan orang yang kau cintai, kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam.
Dihadapan orang yang kau sukai, kata kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya.
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai,
cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu
dalam jarak waktu yang cukup lama.
“Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang…. rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.
Cinta ingin memiliki.
Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia….
walaupun dia harus kehilangan.”
Thank you for being a part of my life

People come into your life for a reason, a season or a lifetime.
When you know which one it is, you will know what to do for that person.
When someone is in your life for a REASON, it is usually to meet a need you have expressed. They have come to assist you through a difficulty, to provide you with guidance and support, to aid you physically, emotionally or spiritually.
They may seem like a godsend and they are.
They are there for the reason you need them to be.
Then, without any wrongdoing on your part or at an inconvenient time, this person will say or do something to bring the relationship to an end.
Sometimes they die. Sometimes they walk away. Sometimes they act up and force you to take a stand.
What we must realize is that our need has been met, our desire fulfilled, their work is done.
The prayer you sent up has been answered and now it is time to move on.
Some people come into your life for a SEASON, because your turn has come to share, grow or learn.
They bring you an experience of peace or make you laugh.
They may teach you something you have never done. They usually give you an unbelievable amount of joy.Believe it, it is real. But only for a season.
LIFETIME relationships teach you lifetime lessons, things you must build upon in order to have a solid emotional foundation.
Your job is to accept the lesson, love the person and put what you have learned to use in all other relationships and areas of your life.
It is said that love is blind but friendship is clairvoyant.
Thank you for being a part of my life, whether you were a reason, a season or a lifetime.
From my best friend John xoxo

Staring out the window
She wraps herself in linens
Emerging from the shadows
Her lover hungry for her taste
The haze of dusk settling
The world becomes quiet
The tides are sluggish now
The birds nestling down
Warm breezes fill the room
Scented candles illuminate
She swirls her glass of wine
No thoughts, no worries, just time
Her lover behind her now
Gentle hands upon her hips
Pulling her in to him
Lips pressed firmly on her nape
His hands decend down between her thighs
Fingertips dragging closer
She quivers at his touch
Her body so fragile and so vulnerable
His determination is unmoving
A desire to bring ecstacy
To a woman that he loves
Until exhaustion hits
They nake unweilding,
Passionate and sensual love
She wraps herself in linens
Emerging from the shadows
Her lover hungry for her taste
The haze of dusk settling
The world becomes quiet
The tides are sluggish now
The birds nestling down
Warm breezes fill the room
Scented candles illuminate
She swirls her glass of wine
No thoughts, no worries, just time
Her lover behind her now
Gentle hands upon her hips
Pulling her in to him
Lips pressed firmly on her nape
His hands decend down between her thighs
Fingertips dragging closer
She quivers at his touch
Her body so fragile and so vulnerable
His determination is unmoving
A desire to bring ecstacy
To a woman that he loves
Until exhaustion hits
They nake unweilding,
Passionate and sensual love
01 Agustus, 2008
.jpg)
Anandaku, mutiara hatiku…
Perjalanan jauh masih membentang di hadapanmu
Bangkitlah, hentikan segera tangismu
Hapuslah derai air matamu Jangan hiraukan letih lemah jiwamu
Kembalilah melangkah, songsong masa depanmu
Biru langit masih menghias cakrawalaBias pelangi memanggilmu di ufuk sana
Biru langit masih menghias cakrawalaBias pelangi memanggilmu di ufuk sana
Bangkitlah, ambil bekalmu pemandu sukma dari Kitabullaah dan Sunnah yang muliaBentengi dirimu dengan ilmu, iman dan taqwa
Terbanglah, Nak…Kepakkan sayapmu sekuat daya
Ukirlah asamu diketinggian mega
Lukislah citamu dengan sejuta warna
Gapailah mentari dan rembulan! Raihlah seribu bintang cemerlang!
Anandaku,mutiara hatiku…
Dengan segenap haru biru jiwaku
Kulepas engkau 'tuk menyusuri jalanan ilmuTeriring seribu harapan dalam dadaku
Hati-hati, Nak… jaga dirimu s'laluDi sini, di antara heningnya munajatku
Kan s'lalu kucebiskan do'a untukmu
S'moga kelak Allaah menghimpun kau dan akuDi dalam Al-Firdaus di bawah 'arsy Rabbmu
(Dikutip dari buku 'Jawaban tepat anak hebat' HAS, dengan sedikit diedit.)
29 Juli, 2008

Candle of Love...
Few people come into our live sand & make everything shine, but you're one of those are and splendid jewels who makes the whole world bright.
When I was sad, you made me smile again,
When I was alone and blue, you were there for me, and you made me feel strong enough to accomplish anything.
Because I appreciatethe many things you do, more than words could say,
I'm sending you the Candle of Love, and hoping you receive many blessings from above.
Please send the candle of love to someone who has touched your life, and keep the flame of love burning bright forever......
Please send the candle of love to someone who has touched your life, and keep the flame of love burning bright forever......
from my friends Mia

Assalamu'alaikum,
Sufyan ats-Tsauri, seorang ulama hadis terkemuka, menyatakan ada 10 perkara yg termasuk dlm kategori sia2, yaitu:
1)Mereka yg berdoa hanya untuk dirinya sendiri, tetapi tidak memohonkan do'a untuk ibu bapanya/kaum keluarganya/sahabat2nya dan sekelian kaum muslimin.
2)Mereka yg membaca al-Quran, tetapi tidak membaca secara tertib sehingga 100 ayat stiap hari.
3)Lelaki yg masuk ke dlm masjid, kemudian dia keluar kembali dari masjid tanpa mengerjakan solat tahyatul masjid.
4)Orang yg melewati tanah perkuburan, tetapi tidak megucapkan salam kepada penghuni kubur dan tidak mendoakan utk keselamatan arwah mereka.
5)Lelaki yg masuk pada hari Jumaat ke suatu kota, kemudian dia keluar dari kota itu tanpa mengerjakan solat Jumaat berjemaah.
6)Mereka yg tinggal dlm suatu lingkungan dgn seorang ulama, tetapi dia tidak mempergunakan kesempatan itu utk menambah ilmu pengetahuan.
7)Mereka yg bersahabat, tetapi mereka tidak saling menanyakan keadaan masing2 dan seluruh keluarganya.
8)Mereka yg mengundang seorang menjadi tetamunya, tetapi tidak layani tamunya itu dengan selayaknya.
9)Mereka yg mejadikan zaman mudanya berlalu begitu saja tanpa dapat memanfaatkan waktu yang sangat berharga utk menuntut ilmu serta meningkatkan budi pekerti dan akhlak.
10)Orang yg tidak menyadari tetangga disekitar lingkungan tempat tinggalnya ada yg merintih lantaran kelaparan, sedang dia sendiri makan kekenyangan di dlm rumahnya.
Semoga kita di jauhkan dari keadaan demikian. Kepadamu ILAHI, mohon berikan lah kami taufik dan hidayah serta bimbing hati kami kepada kebaikan...Amiin.
Wasallam wal ham du lillah hirab bil 'aalamin..
25 Juli, 2008
Memahami

Mencoba memahami adalah sesuatu yang amat berat untuk dilaksanakan, mengingat dengan pasti akan sangat membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit, belum lagi harus menahan bagaimana caranya agar hati ini dapat menerima semuanya dengan lapang dada, karena kenyataan yang harus diterima ternyata amat sangat bertentangan dengan harapan serta dambaan akan terwujudnya sesuatu cita cita yang dahulunya sempat porak poranda.
Sampai pada titik yang akhirnya harus kembali mencoba menyusun serta membersihkan kembali bangunan yang tadinya sempat hancur diterpa badai, supaya dapat tetap di pergunakan sesuai dengan fungsi semula, yaitu sebagai tempat berteduh dari gangguan dan cuaca yang terkadang tidak dapat bersahabat dengan manusia, walaupun tidak mungkin dapat seindah awalnya.
Andai saja....andai saja......andaikan.....
Andai saja dimasa sebelumnya kita dapat memilih atau menentukan arah serta jalan hidup ini, mungkin peristiwa pahit dan memilukan tak akan pernah dialami manusia di muka bumi ini.
Seharusnya sudah bisa menjadi pedoman bagi generasi selanjutnya, apa apa yang terjadi dimasa lalu dari generasi sebelumnya ternyata, bukannya semakin dapat di jadikan pelajaran berharga, jangan sampai hal tersebut terjadi pada dirinya, tapi malah mencoba untuk menjalaninya, entahlah, mungkin style atau gaya manusia modern alias insan masa kini yang lebih merasa zaman atau era modernisasi telah datang, yang dulunya dianggap sangat tabu, kini menjadi sesuatu yang amat lumrah serta wajar atau mungkin ada presepsi yang terlintas pada benak mereka bahwa hal hal tersebut sudah biasa, atau bukanlah hal yang aneh.
Di akhir perjalanan ini, dalam lubuk hati sanubari yang amat sangat terdalam berujung kepada suatu kesimpulan yang mungkin dapat menambah kekuatan hati untuk mencoba menerima bahwa segala KEINGINAN HATI seorang manusia tidaklah mungkin dapat terwujud tanpa ridha dari Yang Maha Kuasa atas semua alam jagat raya serta makhluk ciptaanNya.
Berawal dan berakhir dari ridha, berkah, karunia serta takdirNya atas segala kehidupan seorang insan manusia dimuka bumi ini serta kehidupan lain sesudah kehidupan dibumi ini, atau alam lain sesudah kematian, bagi yang mengimaniNya, kita diingatkan bahwa menjadi tegar, tabah, tawaqal, jujur, nrimo' serta berlapang dada dan berjiwa besar dalam menyikapi suatu permasalah yang mungkin datang dengan tingkat kerumitan yang berbeda di setiap orang, adalah kunci utama yang membuat manusia menjadi lebih terlihat mulia dibanding makhluk ciptaan Allah SWT yang lainnya.
Saat ini yang semakin sulit untuk dikendalikan oleh hati nurani manusia yaitu adalah perasaan emosi, marah, nafsu angkara murka, yang dapat disejajarkan dengan definisi atas ketidak berdayaan hati nurani manusia untuk menerima segala cobaan hidup, yang mungkin jika dengan logika serta hati yang dingin kita dapat lebih berpikir dengan akal sehat untuk mencari bagaimana jalan keluar serta solusi atas permasalah yang sedang datang dalam kehidupan manusia, tentunya dengan konotasi pemecahan yang logis serta wajar dan seharusnya menambah rasa atau perasaan dekat atau mencoba untuk memohon, kata yang tepat yaitu ber " DO'A " kepada sang Illahi, Yang menguasai langit, bumi serta segala isiNya.
Allahu Akbar......astagfirullah.....alhamdulillah....dsb, mungkin kalimat kalimatlah itu yang seharusnya keluar dari mulut kita, bukannya umpatan, makian, atau kalimat kalimat kotor, bahkan yang lebih parah lagi mengunjingkan sesama muslim, naudzubillah....
Cara yang paling intelektual serta kelihatan sangat bermakna lebih mulia dimata sesama insan manusia dan Allah SWT yaitu, diam, karena diam itu terkadang emas, karena ucapan kekesalan atau cerita kita kepada orang lain terkadang adala pedang untuk membuat kita semakin memperuncing masalah yang sedang terjadi. Mencari kesibukan yang lebih berarti, mencari kawan atau sahabat yang dapat membantu dan mensuport kita agar kita bisa melewati semua permasalahan dengan lebih damai.
Mungkin fase tersebut diatas bila sudah dapat dilalui oleh seseorang, dengan damai dan dapat terselesaikan hingga tuntas dan apik, tanpa ada rasa dendam kesumat pada pihak yang merasa terzalimi, mungkin seharusnya bisa kita memberikan award bahwa manusia manusia ini sudah DEWASA dengan arti dan serta realita yang sebenar benarnya, tanpa basa basi atau embel embel yang saat ini banyak kita lihat disekitar dan lingkungan kita yaitu MUNAFIK dengan definisi lain dimulut dan juga lain dihati segalanya bertolak belakang, naudzubillah min dzalik....orang orang dalam golongan ini mungkin adalah salah satu sifat yang amat dimurkai oleh baginda rasul dan Allah SWT. Semoga saya dijauhkan dari sifat tersebut ya Allah.....
Perasaan cinta
Perasaan cinta
Perasaan cinta merupakan sifat semula jadi anugerah Allah.
Cinta lahir dalam pelbagai jenis seperti cinta Allah, cinta Rasul, cinta diri, cinta keluarga, cinta suami atau isteri, cinta ibu bapa, cinta anak, cinta sahabat handai dan cinta harta.
Sebenarnya, cinta ada kaitan dengan keimanan dan ketaqwaan.
Rasulullah bersabda dengan yaitu : ada “Tiga sifat sesiapa yang memilikinya akan merasakan kelazatan iman yaitu
Jika ia mencintai Allah dan Rasulnya lebih dari yang lain.
Jika dia mencintai sesama manusia semata-mata kerana Allah dan
Jika ia enggan kembali kepada kekufuran setelah diselamatkan Allah daripadanya, sebagaimana ia enggan dimasukkan ke dalam neraka” - Mutafakun alaih
Perasaan cinta merupakan sifat semula jadi anugerah Allah.
Cinta lahir dalam pelbagai jenis seperti cinta Allah, cinta Rasul, cinta diri, cinta keluarga, cinta suami atau isteri, cinta ibu bapa, cinta anak, cinta sahabat handai dan cinta harta.
Sebenarnya, cinta ada kaitan dengan keimanan dan ketaqwaan.
Rasulullah bersabda dengan yaitu : ada “Tiga sifat sesiapa yang memilikinya akan merasakan kelazatan iman yaitu
Jika ia mencintai Allah dan Rasulnya lebih dari yang lain.
Jika dia mencintai sesama manusia semata-mata kerana Allah dan
Jika ia enggan kembali kepada kekufuran setelah diselamatkan Allah daripadanya, sebagaimana ia enggan dimasukkan ke dalam neraka” - Mutafakun alaih
23 Juli, 2008
dari teman korespondensi di USA

From : John
You leave me breathless
I do not know what to do
From the moment we met
I fell so in love with you
To me you are my heaven
A place where I love to be
For you are my one desire
Filling up every part of me
I really love you so much
More than words can say
For I would do anything
To be with you every day
You are more than I want
I can’t live if we are apart
Because you always were
A big piece of my heart
There is still a lot unsaid
For I loved you so long
But if I knew how to write
I could write you up a song
And if I knew how to fly
I’d fly around your soul
I’d fly to the moon for you
Because you make me whole
For me it is to ride or die
Though you do not believe
For whenever I’m around you
It’s harder for me to breathe
Words are not expressive…
What else is there to say
I don’t know how you do it…
But you take my breath away
You leave me breathless
I do not know what to do
From the moment we met
I fell so in love with you
To me you are my heaven
A place where I love to be
For you are my one desire
Filling up every part of me
I really love you so much
More than words can say
For I would do anything
To be with you every day
You are more than I want
I can’t live if we are apart
Because you always were
A big piece of my heart
There is still a lot unsaid
For I loved you so long
But if I knew how to write
I could write you up a song
And if I knew how to fly
I’d fly around your soul
I’d fly to the moon for you
Because you make me whole
For me it is to ride or die
Though you do not believe
For whenever I’m around you
It’s harder for me to breathe
Words are not expressive…
What else is there to say
I don’t know how you do it…
But you take my breath away
21 Juli, 2008
From my old friends

Including me.
No matter how often you talk or how close
you are.
Let old friends know you haven't forgotten them.
My Dear Online Friends.....
Got this from someone...It is so true.......
Online friends are people we may never meet....
We see pictures, we see them on cams.....
It isn't the same....
We grow close.....
We care and love one another....
One day we may not hear from one another....
Our hearts will break...
All we see is a name on messenger..
But the person we don't see anymore.....
We pray....." Please come back "....
All I ask is you remember me in the good times we had.....
Keep me close to your heart....
Friends forever...
Pass this on to all your friends....
If I get it back....
I know you care.
Thank-u
No matter how often you talk or how close
you are.
Let old friends know you haven't forgotten them.
My Dear Online Friends.....
Got this from someone...It is so true.......
Online friends are people we may never meet....
We see pictures, we see them on cams.....
It isn't the same....
We grow close.....
We care and love one another....
One day we may not hear from one another....
Our hearts will break...
All we see is a name on messenger..
But the person we don't see anymore.....
We pray....." Please come back "....
All I ask is you remember me in the good times we had.....
Keep me close to your heart....
Friends forever...
Pass this on to all your friends....
If I get it back....
I know you care.
Thank-u
Mencari sejatinya diri

Dari masa yang telah lewat, dari peristiwa serta kejadian yang telah dilalui, harusnya sudah bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga, mungkin tidak kita pelajari pada saat kita belajar di sekolah dimasa kita anak2 & remaja, tetapi pada kenyataannya saat ini seorang anak manusia seringkali lupa akan apa yang telah terjadi dimasa lalu, entah karena luapan kegembiraan atau memang menganggap semua itu tak pernah terjadi dan tak mungkin akan terjadi lagi kelak, alangkah naifnya seorang insan manusia yang harusnya telah mulai beranjak pergi, berjalan menuju arah matahari tenggelam dengan kedamaian dan ketenangan dihati harus jatuh bangun untuk melaluinya. Masih adakah kesempatan untuk belajar serta mengingat kembali, paling tidak menyadari peristiwa apa saja yang dia peroleh sepanjang hayat dikandung badan, baik itu yang membuatnya gembira, sedih, luka bahkan mungkin yang lebih serius yaitu rasa frustasi yang amat sangat sehingga menjadikan suatu perasaan depresi mendalam yang berkepanjangan serta mencari pelarian yang pastinya negatif serta merugikan dirinya sendiri, dapatkah ia segera mengobati serta menata kembali hati yang sebelumnya telah porak poranda diterjang badai masalah yang tiada pernah ada akhir selama beberapa tahun. Harapan indah yang ada disetiap hati semua insan manusia yang tadinya hendak berbuah manis, harus dapat menerima kenyataan pahit, atas apa yang akhirnya dia peroleh saat ini, jika saja sempat kita renungkan dengan mendalam,pada akhirnya semuanya berakhir pada kenyataan, bahwa jika Allah SWT yang menguasai segala jagat raya serta isinya ini telah menggariskan taqdir yang berbeda2 pada setiap insan manusia, kita ini harus menerima kenyataan bahwa itulah jalan yang akan atau harus dilalui seseorang insan manusia dalam mengarungi lautan menuju suatu tempat yang kekal dan abadi kelak, yang harus kita isi dengan amal ibadah selama kita menjalani kehidupan didunia ini.
Bertambahnya usia seharusnya membuat kita semakin bijak dalam menghadapi sesuatu permasalahan, bukannya semakin mengikuti arus, karena arus yang datang dari sungai yang berbeda besar kecilnya resiko tidak bisa kita pastikan, bagaimana kita harus menghadapinya kelak, masih merupakan misteri dan tak satupun mahkluk didunia ini yang dapat melihat kejadian apa yang akan terjadi kelak meskipun ia adalan peramal ulung sekalipun tanpa izin dari Allah SWT. Karena itu memang sangat penting bagi seseorang yang boleh dibilang telah beranjak senja itu mempunyai sikap, pandangan, serta prinsip hidup yang dapat menjadi acuan serta pegangan, tak kala ada angin yang berhembus agak kencang maka bisa dengan hati serta pikiran yang jernih menolong dirinya sendiri serta dapat bertindak adil dalam mengambil keputusan apabila dihadapkan dalam persoalan harus memilih, itupun merupakan tindakan yang telah dipikirkan dengan matang apa yang kelak akan menjadi sebab akibat dari keputusan yang diambilnya. Semua itu dapat dimulai sejak kita mulai beranjak meninggalkan usia remaja, saat dimana kita mulai mencari identitas diri ini, coba isi hati serta pikiran kita dengan sesuatu yang dapat membuat kita selalu realistis dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan, berusaha memperoleh kesuksesan dengan upaya yang maksimal, tak lupa menyirami hati dengan siraman rohani yang membuat kita sejuk didalam lingkaran api gejolak nafsu serta persaingan antar sesama manusia dimuka bumi ini.
Pada intinya kebanyakan insan manusia masa kini yang beranjak usia senja itu terkadang bukannya semakin mengerti akan dirinya serta keadaan sekitarnya, tetapi semakin merasa keadaanlah yang harus mengerti keadaannya, apalagi tubuh manusia yang bertambah usia biasanya jasmani serta penampilan seseorang bukannya semakin bagus atau indah tapi malah sebaliknya, rasa tak percaya diripun semakin terasa apabila berada disekeliling orang yang datang kesuatu pesta dengan dandanan serta pakaian yang up to date, mengikuti trend mode saat itu. Ada juga yang mencoba menghindar dari pergaulan, menyibukkan diri dengan sesuatu yang mungkin dianggap bisa membunuh waktu, mengusir sepi, serta melupakan hasrat untuk sekedar bersosialisasi dengan tetangga atau kawan lama, tetapi kebanyakan saat ini ada yang lebih ekstrim, yaitu berusaha menghilangkan tanda2 ketuaan itu dengan melakukan operasi atau upaya agar tetap kelihatan awet muda dan terus mendapatkan semua apa yang diinginkannya, menjadikannya lupa diri bahwa ia telah melawan kodrat Illahi, bahwa saat senja telah datang menghampiri kita harus mempersiapkan diri agar jika saat gelap itu datang, kita tak akan pernah merasa kegelapan ditelan pekatnya malam, siapa sih manusia didunia ini yang senang jika berada dalam kegelapan ? Begitulah kenyataan yang kita lihat disekitar kita kebanyakan saat ini, bahkan mungkin terjadi di keluarga kita sendiri, atau mungkin terjadi pada kita ? who knows.......?!!
Langganan:
Postingan (Atom)
